Sinar matahari agak redup tertutup awan tipis yang mengapung di angkasa ketika Panji Panuluh dan Dewi Selendang Merah sampai di ujung Desa Dadap. Tidak seperti desa-desa yang lain, jalan yang membelah desa terlihat lebar dan banyak dilalui orang berlalu-lalang. Di selatan desa itu terdapat sebuah pusat keramaian, tempat warga desa biasa berkumpul atau melakukan transaksi jual-beli. Dewi Selendang Merah melangkah menuju selatan desa, sebab berdasar informasi yang berhasil ia kumpulkan, saudagar yang dikenalnya bermukim di bagian selatan desa itu. Bagian selatan memang sangat berbeda dengan bagian lain desa itu. Bagian selatan dipadati rumah-rumah penduduk desa yang besar dan bertingkat. Banyak warga di bagian selatan mendirikan usaha seperti warung makan, penginapan, tukang besi, dan penju

