51. Pengakuan Mantan

1222 Kata

Rhea keluar dari ruang pemeriksaan, melepas masker medisnya perlahan. Tatapannya lurus, dingin, tanpa ekspresi. Hugo yang sejak tadi gelisah langsung bangkit dari kursinya. “Dok, bagaimana istri saya? Bagaimana kandungannya?” tanyanya tergesa, wajahnya penuh cemas. Rhea menatapnya sejenak, lalu menautkan kedua tangannya di depan d**a. “Kondisinya cukup stabil. Tapi ada hal yang harus Anda pahami,” katanya dengan raut wajah serius yang membuat pria di depannya gelisah bukan main. Hugo terdiam, menunggu. “Jika di kemudian hari terjadi komplikasi … Anda harus memilih.” Suaranya mantap, datar. “Apakah Anda akan menyelamatkan istri Anda atau bayi dalam kandungan itu?” Lorong ruang pemeriksaan mendadak senyap. Hugo mengedip, menatap Rhea dengan wajah bingung, seolah tak percaya apa yang b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN