Luvita versi dulu kini benar-benar bangkit lagi. Berulang kali aku melakukan kesalahan. Dimulai dari jarang membalas pesan dia, menghapus aplikasi lokasi terkini sehingga dia tidak bisa mengetahui lokasi keberadaanku, mengeluarkan whatsappku dari laptopnya, cabut dari mata kuliah, nongkrong ke klub, minum-minum, ngerok*k, pesta diluar kota sampai berhari-hari, dan masih banyak lagi. Hukuman yang aku dapat pun sudah sangat beragam. Sekarang Mas Prabu tidak hanya mengguyurku dengan air dan mengurungku di kamar. Hukumannya next level lagi. Aku juga tidak setakut dulu, sekarang aku lebih menjalani dengan pasrah saja segala hukuman yang dia berikan. Aku tahu aku salah. Cuma aku juga ingin dia tahu, bahwa cara yang dia lakukan juga salah. Bagiku. Kami dua orang yang sama-sama keras. Dan ent

