Tahu enggak level tertinggi dari rasa takut? Menurutku, sudah tidak ada rasa ketakutan lagi. Rasa takut itu sudah menguap entah ke mana. Aku tidak takut lagi dibentak. Aku tidak takut lagi dihukum. Aku tidak takut lagi dengan ancamannya. Aku kecewa dengan keadaan, Mas Prabu, dan Ayah. Aku merasa terpenjara setiap harinya. Aku dipantau. Aku dibatasi. Aku terus dicurigai, +dan tidak dipercaya. Beberapa bulan ini, aku sudah berusaha menjadi istri yang dia mau. Namun apa balasannya? Dia masih enggak mempercayaiku. Seolah kepercayaannya adalah barang mahal sehingga aku tidak mampu untuk membelinya. Hidup serumah dengan seseorang yang enggak pernah mempercayai kita adalah hal yang sangat berat. Apa saja selalu bisa menjadi bahan untuk pertengkaran kami. Hal remeh sekalipun mampu membu

