Rena sedang duduk menunggu Galang di tempat yang sering ia datangi berdua. Senyumnya terus mengembang membayangkan wajah Galang. Dan tentu saja membayangkan reaksinya saat tahu ia sedang hamil. Rena mengecek tasnya, wajahnya kecewa saat tahu ia meninggalkan test pack di kamar. Tiba-tiba ada yang menutup matanya, tentu wajah suaminya yang ada di benaknya. "Sayang?" tersenyum bahagia. "Seharian aku mikirin kamu, sayang." Senyumnya terhapus saat ragu dengan aroma parfum yang saat ini menyeruak. Exell tahu Galang sudah melihat dan dapat mendengar, lalu dengan santai ia berkata, "... akhirnya, so... hasil tesnya positif, kan sayang?" mencoba menyamarkan suara. Suara berbeda, dan Galang belum tahu soal test pack. Saat itu juga Rena menepis tangan yang menutupi matanya. Berdiri dan berbalik

