48. Air dan Api

793 Kata

Seperti air yang selalu ingin memadamkan api -Hate to be Love- Sementara Rena bekerja, Galang menggunakan waktu untuk fitness sebelum shooting. Ketika sedang asik treadmill Galang mendengar seperti ada celotehan yang ditujukan padanya. Namun ia masih tak menyadari. "Sepertinya kemarin ada yang menangis. Dari jauh aja... gue udah bisa menangkap apa yang menyebabkan air mata itu menetes." Exell berdiri tepat di samping Galang yang bergeming. Dengan senyum sinis dan tangan di pingang ia melihat dengan tatapan menantang. "Air mata itu ada hubungannya dengan berita... bahwa Lorena itu nggak hamil. Ya kan? Sudah gue duga... elo itu bukan laki-laki yang tepat buat bidadari secantik dia!" pandangan mengejek. "Hhh..., suami macam apa?!" cibirnya. Galang mulai terusik, mematikan alat treadmill

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN