Bab 89. Pesta

1075 Kata

Tiffa kembali ke halaman depan. Moodnya sudah membaik walaupun masih ada rasa ingin melempar Vian dengan batu. Dilihatnya juga semua sudah berkumpul disana. Ia menghampiri Rivaille yang menunggu tanganya disambut hangat oleh Tiffa. "Kenapa acaranya belum dimulai?" Rivaille menarik pinggang Tiffa agar menempel padanya. Senyum kecilnya itu hampir membuat Tiffa menggigit lidahnya. "Menunggumu kembali." Tiffa tersenyum kecil. Rivaille melirik ke belakang, mencari Vian yang ternyata tidak ikut dengan Tiffa. “Dia tidak ingin bergabung?” Tiffa tersenyum dan sengaja menepuk-nepuk pipi Rivaille pelan. Heidi yang ada di samping Rivaille segera menjauh sejauh mungkin. Bulu halus di belakang lehernya langsung remang sekali. Griffin juga langsung buang muka. Tidak biasa melihat sesuatu yang r

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN