“Maaf Nona, Duke Windsor telah tiba!” Suara seorang pelayan yang berasal dari balik pintu kamar yang tertutup disertai dengan ketukan pelan, tiba-tiba memecah keheningan di dalam kamar Hanna. Membuat sang empunya kamar tersentak. Gaun yang baru saja dikenakan Hanna tiba-tiba terasa menjadi terlalu ketat. Wajahnya yang sudah pucat semakin kehilangan warnanya. Sementara Doris yang sedang merapikan rambut Hanna, juga ikut terkejut lalu melirik putri Majikannya dengan tatapan khawatir. "Masuklah!" teriak Hanna pada pelayan yang berada di luar sana. Pintu kamar perlahan-lahan terbuka, seorang wanita muda mengenakan seragam khas pelayan Rosendale House— masuk dengan wajah pucat pasi. "Ma-afkan saya, Nona," ujarnya dengan kepala tertunduk, setelah menghentikan langkahnya beberapa langkah

