31. Meluluhkan Hati

2029 Kata

“Saya udah di depan, Sa. Sesuai dengan arahan dari kamu. Dan kayaknya saya lihat pager rumah kamu. Ini sebaiknya saya parkir di mana? Di pinggir jalan atau masuk dan menepi di samping rumah kamu aja?” Risa yang mendengar suara pria di seberang dibuat semakin gelisah. Gadis itu tidak tahu bagaimana ia bisa menedeskripsikan perasaannya sekarang. “Boleh di samping rumah, Risa akan tunggu dan bukain pintunya begitu lihat mobil Om datang.” Begitu balas Risa, yang sembunyi-sembunyi menerima telepon dari Divan di kamarnya. Seperti yang mereka sepakati, Divan datang setelah keluarga Risa selesai dengan makan siang mereka. Ayah dan Ibu ada di rumah, dan Risa sudah memastikannya secara tidak langsung kalau kedua orangtuanya tidak akan pergi kemanapun setidaknya sampai sore nanti. Menarik napasny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN