[HAGIA] . "Kita pulang ke mana Bos, Menteng, Central Park, atau Pondok Indah?" Hilman bertanya karena biasanya setelah melakukan perjalanan ke luar negeri, saat tiba di tanah air, aku selalu menyempatkan diri untuk pulang ke rumah orang tuaku di Menteng. Setelah tinggal di sana paling tidak untuk satu malam, barulah aku pulang ke salah satu Royal Mulia Jakarta, di Central Park atau Pondok Indah. Rumah yang dulu kuhuni bersama Cheillomitha telah kujual, sedangkan apartemen kuberikan padanya sebagai tunjangan perceraian, sesuai dengan isi prenup letter—perjanjian pranikah kami. "Kita ke Four Seasons, Man!" "Four Season?" teriak Hilman dan Reno bersamaan. Aku terlalu malas menjawab dan hanya memberi anggukan saja. "Gi!" "Lo akan gue antar lebih dulu. Don't worry, Bro!" kataku hendak

