Sebuah tangan terulur pada kotak yang diambil oleh Darren. Darren Wei mengerutkan kening dan tanpa melihat siapa pemilik tangan itu, membuat kewaspadaannya meningkat lalu dicekalnya pergelangan tangan orang itu. “Darren Wei beraninya kau—” suara Edgar Guan terhenti lantaran merasa sakit yang hampir membengkokkan tangannya. Matanya masih bisa menatap nanar pada Darren Wei. Semua orang kaget melihat aksi spontan ini. Namun, tak bisa dipungkiri jika Rose Guan dan teman-temannya tertawa kecil. Edgar seperti orang bodoh yang mencoba merebut mainan dari adiknya. Perlahan Darren menolehkan mata phoenix-nya ke arah Edgar Guan, tanpa ada keinginan untuk melepaskan pergelangan tangan laki-laki itu. Edgar membuat Darren kesal, tapi sayangnya, Darren tak bisa mematahkan tangan keponakan Guan Xuan k

