Darren masih menunduk karena Guan Xuan tidak berkata apa pun lagi. Ia juga tidak berani melirik karena menyadari dirinya salah dan sudah mengakui pula. Walaupun Darren terlihat tenang, tetapi dalam dirinya merasa tegang ketika menghadapi Guan Xuan. Laki-laki ini memberikan tekanan yang lebih mengerikan daripada Rose Guan. Semakin lama, Darren merasa udara semakin menipis, sehingga napasnya menjadi semakin tersekat. Mengapa Guan Xuan belum juga bicara? Mengapa laki-laki itu hanya mengawasi Darren? Atmosfer dalam ruangan itu terasa semakin pekat dengan kesunyian. Bahkan, angin pun tidak mau berembus ke sana meski jendela telah terbuka. Kesunyian itu terasa bisa menghilangkan nyawa Darren. “Jadi, apa alasanmu? Padahal kau bisa menyelamatkan mereka berdua secara bersamaan.” Akhirnya, Guan

