Darren Wei menemui Rose Guan di ruang teh pagi itu. Dia menanyakan mengenai keluarga Huang karena sejak semalam memikirkannya. Rose Guan tertawa sejenak. “Keluarga Huang di Negara K? Kau percaya kalau putra mereka hilang? Ayahku yang bilang? Mengapa kau mudah sekali percaya?” Rose Guan tertawa lagi, “beberapa waktu lalu Ayah juga menceritakannya padaku. Lalu aku mengirim Luo Zhen ke sana karena sangat penasaran. Tapi, aku malah menemukan fakta bahwa putra mereka berwajah buruk rupa dan tidak pernah keluar dari rumah.” Gadis itu menyesap tehnya lalu melirik pada Darren. “Entah mengapa Ayah menceritakannya padamu. Aku sudah mengatakan fakta itu pada Ayah, tapi dia tidak mau percaya. Entahlah, lagi pula urusan mereka bukan urusan kita,” tambah Rose Guan. Darren Wei merasa tercerahkan oleh

