139 | Kabar Bahagia

1925 Kata

Pagi itu terasa berbeda. Oh, jelas. Ini karena ada calon anggota baru di dalam perut Aylin. Eh, di rahim. Yang sudah sangat diharapkan. Aylin berharap ketika kembali dimesrai, dirinya langsung mengandung—agar omongan Syila di rekaman itu segera terpatahkan. Kalau Baja, dia berharap lekas diberi momongan karena memang sudah sangat ingin. Terlebih usianya hampir tiba di tahun ke-34. Sisi lain, kehadiran anak ini bisa menghapus duka ketiadaan calon anak pertama mereka yang pernah hadir, tetapi gugur sebelum Baja maupun Aylin tahu akan eksistensinya. Menghapus duka, tetapi tentu tidak bisa benar-benar menggantikan darah daging mereka yang pertama. Lagi pula hanya duka yang ingin diganti jadi sukacita, tentang anak yang gugur biarlah selamanya melekat di hati. Yang Baja buatkan kuburan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN