138 | Membuncah

1454 Kata

Aylin berdebar, padahal feeling sudah yakin akan hasil garis satu karena belum lama waktu dari hubungan badan pertama setelah keguguran waktu itu. Tangannya menggenggam kemasan kecil berwarna putih-biru. Test pack. Benda yang akhir-akhir ini selalu memercik semangat Aylin per minggu buat menggunakannya. Aylin menggigit bibir bagian dalam. Tidak apa-apa kalau memang masih negatif. Santai. Aylin hanya tidak mau kecolongan seperti waktu itu. “Lagi pula aku cuma memastikan ... cuma memastikan,” bisiknya pelan, seolah mencoba menenangkan diri sendiri. "Daripada kelolosan ... nggak tahu kalau lagi hamil." Lebih baik begini. Meski sisi lain Aylin ... ini bukan sekadar memastikan. Ini sudah mulai memasuki ranah harapan. Tentang doa-doa yang diam-diam dia panjatkan setiap malam. Ingin hamil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN