65 | Tidak Nafsuu

2014 Kata

"Syah, Mas tadi ngobrol sama Pak Jaya. Dapat rekomendasi ambil perumahan di sini, atau beli rumah di mana bebas katanya." "Dikasih?" "Nggak, potong gaji. Tapi nggak sampai setengahnya, tadi dihitung-hitung—" "Kalo gitu nggak usah, Mas. Ngapain? Kita nggak butuh rumah itu, Mas. Di sini ada rumah ibu aku, kita urus rumah ini aja. Keluargaku udah nyerahin ke aku. Mas tahu, kan? Kita juga udah pernah bahas soal ini. Dan terkait saudara, sabar dulu aja. Mereka lagi cari-cari rumah, kok. Lagian kenapa Mas ngobrol soal itu sama Pak Jaya?" Raja menarik napas. Lagi dan lagi. Padahal sudah sehati-hati mungkin dirinya bicara kepada sang istri, sudah dipikirkan sekian kali isi kalimatnya agar bisa sampai dengan baik di pemahaman Aisyah. Namun, selalu begini. Perbedaan pendapat soal tempat tinggal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN