Bagian 31

1392 Kata

"Maafkan papi." Ucap Gusaf. Gusaf juga tadi malam tak bisa tidur, bahkan dia terjaga sampai pagi. Pagi saat dia keluar kamar, ia langsung cepat-cepat sarapan, itu pun tak habis. Setelah acara sarapan kilatnya, ia meleset ke kediaman Sandawa. Kalau biasanya ia di supiri oleh supir keluarga Wiraya tapi kali ini tidak, ia bahkan memilih membawa mobilnya sendiri dan dengan kecepatan tinggi. Roselina menyusul suaminya tapi tak bisa karena sang suami sudah meleset jauh, akhirnya ia meminta supir mereka untuk mengikuti kemana suaminya pergi, ia tahu bahwa Gusaf pasti pergi ke rumah sahabat mereka, Risky. Savanna menegang kaku mendengar suara itu lagi, suara yang di dengarnya tadi malam. Gusaf berdiri di belakang Niel dan Raisa dengan matanya yang sudah merah dan berair. Raisa dan Niel berbal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN