Sam mengemudikan kendaraannya dengan marah sambil terus menelepon Hans yang ia minta untuk mengecek keberadaan Sofia melalui GPS yang ia pasang pada ponsel istrinya tersebut karena sejak tadi ponsel Sofia sudah tidak bisa ia hubungi dan hanya dijawab oleh operator. " Kamu yakin?" tanya Sam. " Yakin, pak. Ibu Sofia ada di daerah puncak sekitar satu jam yang lalu..." jawab Hans ragu. Ia tahu saat menyangkut istrinya tersebut, bosnya bisa berbuat apa saja tanpa segan. Ia bahkan masih bisa mengingat dengan jelas raut wajah penuh amarah Sam sewaktu memaksa orang suruhannya untuk mengatakan yang sebenarnya, karena jarak mereka tidak begitu jauh. " Baik. Terus cek kembali lokasi terkininya. Dan lain kali, cari alat GPS yang jauh lebih canggih yang bisa melacak meski ponsel istri saya sudah tid

