Ronde 14 : Ardaka (3)

3034 Kata

“Kau tahu apa yang mereka cari?” ujar Ahras yang memecah keheningan di benak Melanie. Melanie tak menjawab, ia hanya menoleh saja ke arah Ahras. “Hmn, mereka semua mencari sesuatu yang seharusnya tidak perlu dicari.” Celetuk Ahras tanpa menatap Melanie. Tatapannya kosong dan lurus ke depan. “Maksud paman?” kata Melanie keheranan. “Beberapa waktu lalu, aku bertemu dengan Herringard di sebuah kedai di Batavia. Ia sangat suntuk saat itu dan memesan sebuah anggur untuknya. Ketika itu, ia membawa sebuah buku kuno dengan aksara kawi kuno dan mencoba menerjemahkannya. Namun berkali-kali, ia harus meletakkan penanya dan menyesap anggurnya.” Ahras memberi jeda sejenak. Melanie yang mendengarkannya semakin tertarik saja dengan cerita Ahras. “Aku bisa membaca aksara itu dan aku mulai membantun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN