Ronde 22 : Redwyne (5)

2968 Kata

“Ihhh,, auhhhhh,, hiiiihhhh!” Desah pelan Melanie mulai terdengar. Sesaat Melanie melirik kearah Bertha yang sudah tertidur pulas di posisi duduknya. Mengingat Bertha yang tertidur, Melanie menoleh ke wajah Arjen yang tersengeh. Bibir Melanie setengah terbuka seakan ingin menerima lumatan dari Arjen. Arjen mengetahui apa yang diinginkan Melanie yang menderita karena birahinya. Arjen dengan ganasnya melumat bibir Melanie. Melanie bagai tersengat ribuan lebah yang mengelilinginya. Lidahnya menyapu lidah Arjen seakan tak peduli lagi dengan sekitarnya. Nafsunya bangkit berdiri sehingga secara tak sadar pinggulnya bergetar mengikuti irama tusukan jemari Arjen. Lalu suara gesekan kursi terdengar nyaring. Mereka berdua menatap Berta yang bangkit dari posisi duduknya sehingga dengan sekejap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN