Tiga puluh dua

1681 Kata

Suara tawa yang tadinya hanya cengengesan saja, kini bertambah besar dan terdengar amat mengerikan di setiap sudut rumah. Apalagi yang melakukan itu adalah seorang wanita yang sedang mabuk cinta. Benar, dia adalah Alea. Perutnya sakit karena terbahak-bahak. Namun, dia puas dengan kemampuan aktingnya yang sangat baik, hingga bisa menipu Irvan dan Cheryl. “Dasar para manusia bodoh, t***l. Justru aku diperbolehkan untuk pulang dari rumah sakit, karena sudah sembuh total. Heran saja, kok ada orang yang muda tertipu seperti itu ya. Yah, walaupun aku dapat keuntungan sih, dari kebodohan dan kepolosan mereka." Setelahnya, Alea pergi ke kamar. Dia duduk di ranjangnya, menghadap sebuah cermin yang ada di sana. Setelah itu, dia membuka gips yang melingkari kaki indahnya itu, sambil masih tertawa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN