Bab 53. Berlatih dan Pulang

1091 Kata

“Hei, apa maksudmu menelponku kemarin?” tanya Adrian. Anak ini tiba-tiba datang ke tempatku tanpa pemberitahuan memang. “Kapan aku menelponmu?” sangkalku. Aku benar-benar tidak merasa telah menelpon padanya. “IIiish!” Plak “Aaww!” Dasar, anak durhaka. Tiba-tiba mukul aja, kan, aku ini lebhi tua darinya. “Apa sih, mukul-mukul?” “Iiih, masa kamu lupa sih, Pran? Kamu kemarin nelpon, trus ngomong cepet banget sampe aku g negerti. Yang aku dengar kamu neyebut-nyebut nama Prima aja. Udah gitu, tau-tau dimatikan! Ngeselin emang!” “Emang iya?” Aku mencoba mengingat-ingat lagi, lalu pikiranku tiba-tiba teringat pada kejadian di kantor polisi kemarin. “Ah, itu …?” “Apa?” “Maaf, aku cuma pura-pura manggil kamu, Yan. Aku lagi interogasi para pembegal yang tertangkap kemaren.” Aku menjelaska

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN