Sudah satu minggu semenjak kejadian kebakaran di butik Maita. Namun Jackson belum menemukan bukti yang cukup kuat, untuk menyeret Sofia ke kantor polisi. “Daddy!” sapa Mecca yang baru saja muncul dari pintu depan. “Mecca, kamu sudah pulang Nak?” kata Jackson yang segera menggendong putri kecilnya ke dalam pelukannya. “Iya, tadi Meme sama Ojiisan ke butik Mommy. Tapi.” Mecca menghentikan ucapannya. Sang kakek sudah berpesan agar tidak menanyakan hal aneh kepada Daddy atau Mommy-nya. Akhirnya Mecca menghentikan ucapannya seketika itu juga. “Mecca pergi sama Mommy dulu ya,” kata Jackson mengantar Mecca ke kamar. “Meme beli oleh-oleh lho buat Daddy dan Mommy,” kata Mecca dengan begitu antusias. “Benarkah?” tanya Jackson seolah-olah dirinya sangat terkejut. “Iya, itu di bawa sama Ojiisa

