bab 304

1457 Kata

Ruben terdiam ketika merasakan emosinya tampak menggunung karena pertemuan dengan pria bernama Budi itu tak berjalan dengan lancar. Sungguh, bagaimana mungkin sang ibu bisa berkenalan dengan pria macam itu? Tidakkah Ning merasa bahwa apa yang ia lakukan itu sungguh di luar nalar? Apalagi mendiang sang papa punya value yang lebih daripada pria bernama Budi itu. Ruben dan Risa benar-benar tak mengerti, apa sih yang ibunya cari dari pria itu? Dia punya muka yang biasa saja, bahkan bagi Risa cenderung jelek. Penampilannya sungguh urakan, terbukti dari dia yang bisa-bisanya memakai kaus dan jaket serta sandal ketika bertemu dengan sang ibu mertua untuk kali pertama. Astaga, dilihat dari segi apa pun, pria itu tampak tak memiliki value lain. Ruben memberhentikan mobilnya di depan sebuah lampu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN