Berteman tanpa melibatkan perasaan memang tidak mungkin, di antara mereka pasti ada yang diam diam menyimpan perasaan. Namun, semua itu tidak berlaku untuk Viona dan Galih. Keduanya sama sama memiliki perasaan yang sama, hanya saja mereka tidak bisa bersama. Miris memang, cintanya yang tulus tidak bisa bersatu. Padahal, Viona sama sekali tidak pernah memandang Galih dari hartanya. Laki laki itu terlahir dari keluarga kaya raya, sementara Viona lahir dari keluarga sederhana. Tapi Viona tidak pernah kekurangan kasih sayang, hidup bersama dengan ibunya mengajarkan Viona apa itu artinya menyayangi orang tua kita dan merawat mereka dengan baik. "Tumben banget macet," ujar Viona yang sudah lebih dari lima belas menit terjebak macet saat pulang, gadis itu masih berada di mobil Galih. Hari sudah

