Dreett… Dreet… Suara getar ponsel telah mengganggu tidur Annie. Gadis membuka matanya malas, lantas membangunkan tubuhnya setelah bermimpi nyenyak. Ia meraba-raba nakas, meraih ponsel yang terus bergetar. Vallrio melihat nama Vallerio yang menghiasi layar ponselnya. "Kenapa Vallerio menelpon malam-malam begini?" gumamnya setelah melihat waktu di ponselnya itu sudah pukul sebelas malam. Annie mengangkatnya, seraya mencoba mengumpulkan nyawanya. "Ada apa?" tanyanya dengan suara malas. "Sorry, Ann. Gue ganguin elo malam-malam begini. Soalnya penting. Gue mencoba hubungi Veronica tapi nggak diangkat," kata Vallerio dari seberang sana. "Sudah tidur mungkin. Lo mah aneh-aneh, kalau mau godain dia ya inget waktu lah. Ini tuh udah jam sebelas ke atas, udah waktunya orang pada tidur," ujar

