Sejatinya hidup penuh dengan masa itu, sebuah kesunyian yang tak bisa lepas dari perjalanan setiap insan. Dave mengusap wajahnya yang terguyur air mata. Ia menghela napas berat. Matanya melirik ke sebuah tas biru yang ada di dekatnya, tas milik gadis yang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkannya tadi. Perlahan ia gerakkan tangannya untuk membuka tas kecil ituPerlahan ia gerakkan tangannya untuk membuka tas kecil itu. Ia rogoh jemarinya ke dalam, mungkin ia akan menemukan sesuatu agar bisa menghubungi keluarga gadis itu. Tapi, bahkan ia tak menemukan ponselnya, hanya sebuah buku diary kecil yang terdapat di dalam tasnya. Ponsel milik Twinkle rupanya telah jatuh ketika tubuhnya terhempas benda dengan kelajuan tinggi tadi. Sejatinya hidup penuh dengan masa itu, sebuah kesunyian yang

