SELAMAT MEMBACA *** Flashback on Masa kecil Sakti. Sakti merasakan seseorang menyentuh pundaknya. Dia yang ketiduran di meja belajar, langsung terbangun saat melihat ibunya datang. “Ayo pindah tidurnya kekasur. Sakti nanti badan kalau tidur sambil duduk begini.” Ucap wanita yang di ketahui sebagai ibunya Sakti itu. Sakti mengusap matanya dengan perlahan. Menghalau rasa kantuk yang menyerangnya. Tidak sadar, saat mengerjakan PR dia sampai tertidur. “Sebentar lagi Bu, ini belum selesai. Lusa sudah harus di kumpulkan.” Ucap Sakti memperlihatkan pekerjaan rumahnya yang baru dapat setengah itu. Sebenarnya pekerjaan rumah itu tidak harus di kumpulkan besok, masih hari lusa. Tapi Sakti tidak senang jika menumpuk pekerjaan. Dia lebih senang segera menyelesaikannya. Agar tidak memiliki

