BAB 43: MENCINTAI TIDAK BUTUH SEBUAH ALASAN

1078 Kata

SELAMAT MEMBACA *** Queen memandang sebuah bangunan yang berdiri megah dihadapannya namun lagi-lagi sangat sunyi. Selalu seperti ini, tempat-tempat yang sunyi dan seolah tanpa kehidupan adalah tempat yang di pilih oleh Sakti untuk pergi. “Ini rumah siapa Mang?” Queen sejak tadi masih berdiam diri didalam mobil. Dia belum juga keluar karena tidak yakin suaminya ada didalam. “Ini rumah masa kecil Tuan Nya. Rumah kedua orang tua Tuan.” Jawab Mang Joko yang sejak tadi bertugas mengantarkan Queen untuk bertemu Sakti. “Queen fikir rumah yang Queen tempati itu rumah Mas Sakti sejak dulu, tapi ternyata bukan.” Queen berguman pelan. “Itu rumah Tuan sendiri Nya, Nyonya tidak mau turun untuk bertemu Tuan?” “Mamang yakin Mas Sakti ada didalam sana. Ini sepi sekali Mang, seperti tidak ada

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN