Siap-siap dengan kejutan??? **** Dari kejauhan Yasmin melihat Jaja masuk ke dalam sebuah mobil. "Jajaaaaaaaaa... jangan pergi!" Mata semakin melebar, tatkala Jaja tanpa menoleh menutup pintu mobil mewah. "Jajaaaa!" panggilnya semakin keras. Bahkan ia melepas sendal pengantin serta mengangkat kain roknya setinggi lutut, agar ia bisa mengejar mobil yang hilang dari pandangan. "Ha...huh...ha... Jaja, jangan pergi. Jaja..." nafasnya terengah saat sampai di tikungan perumahan. Mobil yang ditumpangi Jaja sudah tidak ada. Yasmin berjongkok, tidak kuat menumpu tubuhnya yang melemah. Ia menangis tersedu tertahan. Bahkan tidak mampu mengeluarkan suara sedikitpun. Dari kejauhan, seorang anak lelaki kecil tampak berlari menyusul Yasmin tanpa alas kaki. Wajahnya sama sembabnya seperti ibunya.

