Dari nada suaranya, terdengar seperti kecemburuan yang membuatnya takut kehilangan Charlotte. Charlotte menyajikan teh hangat di atas nakas. Dia mengecek keadaan El dengan menempelkan punggung tangannya di atas dahi pria itu. Hangat. Semalam setelah mengoceh dan mengomelinya, El mengeluh pusing dan memilih tidur tanpa memperbolehkan Charlotte beranjak dari atas tempat tidurnya. El memegang tangan Charlotte yang tidur di sampingnya. “Jangan ke mana-mana. Tetap di sini.” Kata pria itu sebelum matanya terpejam. Saat matahari terbit Charlotte yang terbangun melihat sebelah tangannya masih digenggam El. Charlotte merasakan tangan El yang semakin hangat. Dia mengecek dahi pria itu. Panas. Charlotte mencoba melepaskan tangan El dari tangannya secara perlahan. Dia mandi

