Charlotte melirik Austin yang mematung. “Kalau aku mau aku bisa saja menolak El tapi aku melihat peluang di sini, Austin. Aku melihat peluang agar aku bisa lepas dari ibu tiriku. Aku bisa membuatnya sengsara. Tapi, El memberikanku surat kontrak. Dia tidak menginginkanku untuk selamanya. Aku ingin melihat seberapa besar yang dia berikan padaku kalau aku melahirkan anaknya nanti.” Austin melihat sesuatu yang baru dia sadari. Dia melihat keanggunan yang membalut kecantikan liar Charlotte. Dan inilah dia yang sebenarnya. Yang tidak bisa dilihat siapa pun bahkan termasuk El. Dan Austin baru benar-benar menyadari soal kecantikan liar Charlotte. “Charlotte...” “Aku tidak tahu kenapa aku ingin mengatakannya padamu, Austin. Aku tidak tahu kenapa aku hanya ingin berbagi

