Camilla menggunakan gaun berpayet di bagian depan dadanya. Dia merasa malam ini adalah malam yang sangat istimewa. Dia harus tampil sesempurna mungkin sampai mengganti berkali-kali mengganti gaun. Dia ingin tampak lebih sempurna dari Charlotte. Dia ingin semua orang memandangnya sebagai wanita yang jauh lebih cantik dan elegan daripada Charlotte. “Sayang, apakah menurutmu gaun ini cocok?” Camilla bertanya dengan pose bak super model. “Ya, tentu saja. Gaun apa pun kalau sudah menempel di tubuhmu pasti akan cocok.” “Oke, aku akan pakai gaun ini malam ini.” “Siap bertemu keluargaku?” Camilla mengangguk antusias. “Siap bertemu El?” “Oh, tentu saja. dia masa laluku, Sayang. Aku akan menghormatinya seperti adik ipar yang menghormati kakak iparnya.

