Hamil?

1111 Kata

“Apa itu?” Atanya Alek, selagi dia mulai menekan pinggulnya secara perlahan. Liu terengah merasakan penetrasi lembut namun terasa sedikit sakit, ssetiap dinding miliknya seolah berkedut merasakan benda berurat milik Alek memasuki tubuhnya. “Ini salah satunya!” ucap Liu seraya tersenyum sambil menggerakkan pinggulnya, sehingga milik Alek pun masuk sepenuhnya ke dalam lubang surganya. Alek pun menggeram karenanya miliknya terasa dijepit dengan erat di dalam lubang kenikmatan Liu. Kenikmatan luar biasa seketika menguasai mereka seiring dengan Alek memberikan hentakan keras di tubuh Liu, dan membuat wanita itu menjerit keenakan di bawah kendalinya. “Alek ….“ “Kamu tahu kamu konsekuensinya sejak pertama kali kita bercinta, aku tidak sedingin di keseharianku jika sudah seperti ini,” kata Al

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN