Sarah Meninggal

1098 Kata

Kamelia menangis tanpa tenaga lagi, meratapi keadaan suaminya yang kini dalam kondisi kritis. Seolah belum cukup sedih memikirkan bayinya yang belum berhasil ditemukan. “Mas, bertahanlah, jika bukan kamu, aku harus hidup untuk siapa lagi. Setidaknya aku masih punya kamu jika memang Ferdy pergi dariku!” ratapnya penuh kesedihan. Fatya dan Fani hanya bisa terdiam dengan berurai air mata di belakang Kamelia. Saat ini mereka sedang berada di depan ruangan intensif tempat Aksa dirawat, pria itu tampak terbaring dengan beberapa alat penunjang kehidupan terpasang di tubuhnya. Zalikha datang bersama Daylon yang menggandengnya, menenangkannya yang sudah terisak dengan mata sembab dan bengkak. “Ayah,” panggilnya lirih. Daylon melepaskannya, yang mana Zalikha lalu menghampiri Kamelia dan menyent

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN