Keesokan harinya, Zalikha dan Daylon bersiap untuk pulang. Sekalian berpamitan juga pada Aksa, memberitahunya jika mereka akan segera pindah ke rumah Takizaki. “Tuan Hugo dan Nona Ara sudah pulang lebih pagi, Tuan!” jawab pelayan ketika Daylon menanyakan keponakannya itu. “Tumben!” cibirnya, dia tahu semalam Hugo dan Ara bertengkar. “Ih, kenapa memangnya?” tegur Zalikha melihat ekspresi julid suaminya. Daylon terkekeh. “Nggak apa-apa, biasanya kan istrinya itu suka rame pagi-pagi, eh! Maaf, Sayang, aku lupa dia adikmu!” ujarnya kemudian tersenyum geli pada Zalikha yang memberinya tatapan datar. Zalikha mencebik menanggapinya. Mereka lalu menuju ruang makan, tampak Roki sudah berada di sana, duduk menekuni tabletnya sambil menikmati kopi hitamnya. “Pagi kalian!” sapanya tersenyum si

