Sore tiba, Hugo yang baru pulang langsung ditarik ke kamar oleh Ara. “Kamu darimana saja, sih? Seharian ini malah kelayapan terus!” tegur Ara dengan nada kesal. Hugo tak menanggapi dia menarik tangannya begitu saja dari pegangan istrinya itu. Ara pun semakin kesal karenanya, sudah seharian ini suasana hatinya tidak bagus, tapi Hugo malah pergi begitu saja tanpa berpamitan. “Hugo, kamu dengar aku nggak, sih? Kamu dari mana saja seharian ini, aku sendirian di rumah, bosen tauk!” tukasnya setengah membentak Hugo yang berjalan melengos begitu saja menuju kamar mandi. “Hugo!” pekik Ara. Hugo mendengus. “Sebentar aku mandi dulu!” sahutnya singkat, kemudian melangkah masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Ara pun hanya bisa menghentak kakinya, kemudian duduk menghempaskan diri di k

