Kekhawatiran Daylon.

1104 Kata

Daylon pun hanya bisa membiarkan saja ketika Alfredo benar-benar ingin berangkat ke Jepang secepatnya. Dia juga memberitahu Roki yang sedang berada di luar negeri tentang keinginan ayah mereka itu. “Ya sudah, biarkan saja. Mungkin Papi juga hanya ingin menikmati masa tuanya saja, kenapa kamu malah protes?” ujar Roki dari seberang sana. Daylon mendengus. “Dia di Jepang mau sama siapa? Bukannya lebih bagus kalau di sini bersama kami!” tukas Daylon, merasa kurang setuju dengan sikap kakaknya itu. Roki malah tertawa. “Sudah, nggak usah marah-marah. Nanti kalau sudah ada di Jepang sana, biar aku yang mampir saja menjenguk Papi!” katanya. Daylon pun mendengus seraya kemudian mematikan sambungan telepon mereka dengan gusar. Zalikha yang datang kemudian membawa teh hangat untuk suaminya itu,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN