BAB 19

1323 Kata

Andra sedang berusaha mengambil oksigen sebanyak mungkin. Saat napasnya masih terasa sesak, yang didengar Andra adalah suara mama dan papa nya yang terdengar lega. "Syukurlah, Nak! Akhirnya kamu sadar juga." Pria itu mengerjapkan mata berkali kali. Bau obat yang menyengat terasa di hidung Andra. Dia juga merasakan tubuhnya sangat kaku sekali. Ingin rasanya pria itu bergerak, tapi tubuhnya terasa sangat sakit dan kaku. Andra berusaha mengingat apa yang terjadi. "Apakah aku kecelakaan lagi?"tanya Andra di dalam hati karena merasakan tubuhnya terasa nyeri luar biasa. " Andra,"panggil mama nya lagi untuk menyakinkan kalau putra bungsunya memang sudah siuman. Dengan pelan kepala Andra menoleh ke sumber suara. "Ma,"lirihnya pelan. Nampak lega di wajah kedua orangtuanya ketika pria

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN