Tiga tahun kemudian.... "Jadi kamu akan kembali ke Indonesia?" tanya Karin teman perempuan yang berasal dari negara yang sama. Mata sayu Andra menatap ke arah Karin, serta anggukan pelan dari kepala Andra. Ketika gadis itu menanyakan kepastian kabar yang diterima nya. "Andra, bukan kah Shabila memang sudah tiada. Ini hampir delapan tahun berlalu, kalau dia memang hidup tidak mungkin akan selama ini bersembunyi dari mu." Andra tersenyum tipis, tapi pria itu kembali menatap jauh ke arah depan nya. "Aku merasa dia masih hidup, Rin." "Kalau dia masih hidup, kenapa dia tidak kembali untuk pulang ke rumah nya. Bukan kah rumah itu peninggalan satu-satu nya dari mama Shabila. Itu yang kamu ceritakan kepada kami selama ini." Helaan pelan suara Andra yang begitu frustasi. Di lubuk hati pa

