BAB 92 - MBIH SALTING

2685 Kata

"Bundaaa, kebiasaan nih," ucap Jaenal yang ngebuntutin istrinya ke dapur. Jaenal kadang manggil Jiyo pake nama, kadang manggilnya ngikutin anak semata wayang mereka yang manggil Jiyo dengan sebutan Bunda. "Kebiasaan apa? Kamu ngapain lagi ngikutin?" Nada bicaranya berubah gak ngenakin. "Cemburu sama si bogel," tembak Jaenal langsung. "Enggak." "Bohong!" "Enggak, Jae." "Enggak-enggak tapi gak natap mata aku, apa coba namanya kalau gak ngambek?" Jaenal memblokade jalan Jiyo dengan cara berdiri di depan istrinya. "Ka-mu ma-rah," lanjut Jaenal dengan penuh penekanan sambil natap manik mata Jiyo. "A-ku gak ma-rah!" ucap Jiyo dengan penuh penekanan juga. Setelahnya, dia ngalihin pandangan ke arah lain biar gak lama-lama natap mata Jaenal. Pas dia mau ngelewatin laki-laki itu ... Jaenal na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN