Penolakan Elfira

1902 Kata

Kendra sudah sampai sejak tadi di resto yang tidak jauh dari kantornya, dia bahkan sudah selesai makan. Namun, Andra yang dia minta untuk menjemput Elfira. Tak kunjung juga datang membuatnya kesal sendiri. Sejak tadi dia celingak-celinguk mencari, apakah Andra sudah datang atau belum. Akan tetapi, belum juga ada tanda-tanda mereka datang. “Ck, ke mana Andra, sih? Lambat,” gerutunya seraya menatap layar ponselnya. Kendra sudah mengirimkan pesan kepada Elfira maupun Andra, tapi tidak ada satu pun di antara mereka yang membalasnya. Kendra kesal dan dia berharap ponsel keduanya rusak agar sekalian tidak perlu ada yang bisa dihubungi, karena percuma juga mereka punya ponsel kalau mereka tidak bisa dihubungi pikir Kendra. Tidak lama, orang yang dia tunggu datang juga. Andra dan Elfira data

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN