BAB 16 Bayangan di Galeri Titik Temu

1654 Kata

Setelah badai dengan Mustofa berlalu, kehidupan Prem mulai memasuki ritme yang lebih tenang. Proyek-proyek barunya yang lebih manusiawi berjalan lancar, dan reputasinya sebagai arsitek berintegritas semakin kokoh. Namun, di dalam dinding rumah mereka yang hangat, sebuah ketegangan baru mulai tumbuh secara perlahan—seperti retakan halus pada dinding yang awalnya tak terlihat, namun semakin lama semakin melebar. Pemicunya adalah Sakura. Selama masa-masa sulit melawan Mustofa, Sakura selalu ada untuk Prem. Sebagai sahabat 15 tahun lamanya , Sakura memiliki akses yang sangat bebas ke dalam hidup Prem. Ia sering muncul di kantor baru Prem tanpa janji, membawa makanan, atau sekadar mengajak Prem berdiskusi tentang masa lalu mereka di Ungaran. Bagi Prem, itu adalah persahabatan murni; bagi Nia,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN