Sesampainya disana, Lita melihat 4 orang korban kecelakaan. Lita menghampiri pasien yang terlihat belum di periksa dokter karena yang 3 orang sudah ditangani dokter lain. Lita berjalan mendekati pasien yang tengah dikerubuni 3 orang suster. “astagfirulloh !!!!” pekik Thalita menutup mulutnya tak percaya saat melihat wajah pasien yang terbaring lemah di atas brangkar dengan bersimbah darah. Di atas brangkar, Dhika terbaring kaku dengan bersimbah darah yang memenuhi kepala, d**a dan tangannya. Luka Dhika terlihat sangat parah sekali. Thalita berkali-kali mengerjapkan matanya berharap ini hanya halusinasinya saja seperti sebelum-sebelumnya. Thalita berharap ini salah, bukan Dhika yang terbaring kaku di atas brangkar. Tetapi hasilnya tetap sama, Dhika lah yang berada di atas brangkar itu. “

