Keesokan harinya, Thalita sudah siap dengan kemeja hitam dan rok sipon berwarna krem diatas lututnya. Thalita berjalan keluar mansion dan terlihat Dhika tengah menunggunya sambil bersandar ke mobil sport miliknya. Dengan memakai kemeja biru dongker yang sudah dilipat hingga siku dan celana hitam. Kaca mata hitam bertengker di hidung mancungnya, bulu-bulu halus disekitar rahangnya sudah tidak ada membuat Dhika terlihat lebih cerah, lebih tampan dan lebih muda lagi. Thalita sempat terpaku ditempat melihat ketampanan Dhika, tetapi seketika Thalita langsung mengerjapkan matanya dan berjalan ke arah Dhika. “pagi sayang”Dhika langsung menyambut Thalita dan merengkuh pinggangnya. “kenapa di cukur?” Tanya Lita sedikit cemberut “oh ini, aku merasa perlu mencukurnya sayang biar terlihat fres” uja

