Terluka

1096 Kata

Kala turun dari kereta, menghampiri orang yang menjemputnya. “Silakan, Mas,” kata orang itu. “Langsung antarkan aku ke tempat pertemuannya,” kata Kala begitu tubuhnya berada di dalam mobil. “Baik, Mas.” Orang itu tidak banyak membantah, karena sudah mendapat pesan dari Andika, dia tak boleh membantah apa pun. Dia belum mengenal Kala, jadi dia harus menuruti apa pun yang Andika katakan untuk menghindari masalah. Orang yang membuntuti Kala mundur saat melihat orang yang menjemput kala. Dia harus mengubah rencananya. Kala melihat ke belakang dan melihat orang yang membuntutinya tertingal. Dia mengembuskan napasnya lega. “Mas Kala ingin aku tunggu?” tanya orang itu begitu mereka tiba di tempat tujuan. “Pergilah, aku akan ke hotel dengan taksi online. Aku bisa menjaga diriku,” kata Kala

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN