Pemulihan

1127 Kata

Kala terbangun karena tepukan lembut di pipinya. “Kita akan membeli es krim, tapi kali ini, kita makan di mobil ya?” bisiknya. Kala mengucek matanya dan mengangguk. Dia kemudian duduk dengan tegap di jok mobil. Menunggu Wana yang mengambilkan es krim coklat kesukaannya. Kirana menerima uluran es krim itu dengan tangan bergetar. Wana kemudian memacu mobilnya ke hotel yang sudah Andika pesan. Kala menjilati es krimnya dengan semangat, tak lagi peduli dengan Kirana yang terus memegang pundaknya dengan tangan bergetar menahan isak. “Kirana mau?” tanyanya mengangsurkan es krim yang dia pegang. Kirana menggeleng, tapi tingkah Kala itu membuat Kirana tak bisa lagi membendung air matanya. Dia menangis tersedu di pundak Kala. “Ki, jangan menangis. Kita akan membeli lagi es krimnya,” kata Kal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN