Bab 18 Dicegat Azril

1114 Kata

"Kita harus bicara, jika tidak mau, maka aku akan menyebarkan foto kebersamaan kita!" ancam Azril serius. Darlina menghela napas mendengar ancaman Azril. "Baiklah kita akan bicara tapi tidak sekarang dan tidak di sini, aku tidak mau ada orang yang melihat kita karena aku takut akan mencemarkan nama baik Mas Kalman." "Tidak bisa! Aku maunya sekarang!" Darlina melihat gelagat yang kurang baik, segera ia mengeluarkan ponselnya dan menekan nomor Kalman. Dia berharap tidak akan ada kesalahpahaman, jika Kalman mendengarkan pembicaraan mereka. "Baiklah tunggu sebentar, aku akan mengantarkan ini pada Bos Kalman. Jika telat, kamu tau sendiri kan Mas bagaimana pak pos memperlakukan aku nantinya." Darlina melakukan penawaran agar bisa pergi secepatnya. "Aku tidak perduli! Kita harus bicara sekar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN