
TENTANG HIDUPKU
Aku mashandayani,biasa di panggil ,trlahir dari keluarga sederhana,aku tamatan smp,sekarang umurku 30tahun,banyak hal yg telah aku kewati,dan telah aku lalui,lika liku kehidupan,pahit manis,sudah aku rasakan,bahkan trlalu banyak pahit di bandingkan manis,entah knp,aku masih belum mengerti apa sebenarnya tujuan hidupku,aku selalu di uji setiap kali berumah tangga,berkali² aku membina rumah tangga,berkali² aku gagal,yaaahh!!aku hanya sosok wanita yg gagal,bahkan menurut pandangan orang lain,aku mungkin wanita yg tidak baik,karna tak mungkin aku baik jika aku menikah sampai 3kali,aku sering dapat cemoohan,bukan hanya dari orang luar tapi juga dari kluarga sendiri,yg kadang tak pernah mendapat dukungan dari kluarga,aku di karuniai seorang anak laki² dari pernikahanku yg pertama,dia adalah penyemangatku,bahkan obat di saat aku sakit,usianya 9tahun,dia sudah mengerti dan paham tentang kehidupanku,bahkan dia bisa jadi teman untukku,tapi tetap yg namanya anak² kadang muncul jiwa ke kanak²annya yg manja dan kadang menangis jika keinginannya tidak di penuhi,kehidupanku sekarang jauh dari kata cukup,serba kekurangan,aku masih numpang di rumah orang tua,aku masih menjalani hidup dengan pernikahanku yg ke tiga,sudah 2tahun aku menjalani rumah tangga dengan amir suamiku,yaa itu nama suamiku,amir namanya,lelaki memiliki postur tubuh besa perut buncit kpala botak dan brewokan,aku menikah dengannya melalui perjodohan,pada saat itu aku masih bekerja menjadi buruh pabrik,di situ awal mula perjalananku dengan suamiku,saat itu aku single parent,saat itu kluarga suamiku datang kerumah untuk mencarikan jodoh untuk seorang lelaki perjaka tua yg waktu itu umurnya sudah 37tahun dan saat itu umurku baru 28 tahun, yg sama sekali tak pernah pacaran,awalnya dia berencana mau menikah,dengan seorang wanita yg aku juga tak tau,aku hanya mndengar sebagian ceritanya,yg katanya sebentar lagi dia mau menikah namun wanita itu selingkuh dan wNita itu memilih selingkuhannya padahal tanggal pernikahan sudah di tentukan,mungkin karna terlanjur semua sudah tau jika pada tanggal itu dia suamiku mau mnikah daripda menanggung malu karna peenikahannya gagal,akhirnya kluarga nya sepakat mncarikan wanita yg mau mnikah dengannya dalam waktu dekat,saat itu kluarganya datang kerumah,ibuku berniat mnjodohkannya dengan adikku,tapi setelah adiku melihat penampakan dari lelaki itu,trlihat seperti bapa² yg sudah memiliki banyak anak,badannya gemuk perut besar dan tidak tinggi wajah brewokan,kpla botak tengahnya,adiku menolak dan orang tuaku seolah tidak iklas juga mnjodohkan dengan adikku,karna adiku cantik bbadan langsing dan tinggi,cocok jika menjadi model,karna tidak mau mengecewakan atau mnyakiti orang² itu,dan kluargaku juga merasa gx enak,akhirnya kluargaku berniat mengenalkan aku dengannya dengan cara memberikan nomor hp ku kepadanya,saat itu aku tak bertemu karna waktu itu aku masih kerja dan pulang malam,saat itu aku pulang sif 2 pulang jm 1pagi, aku sering pulang sekitar jm 1 atau jm3 pagi,aku pulang sendiri membawa motor butut milik bapak ku,itu modal satu² nya untuk ku bkerja,saat bangun tidur aku menerima pesan singkat dari nomor yg tak di kenal
Asslamualaikum" ucapnya
Waalaikumussalam,ini siapa,?jawabku
Loh emang kluarga neng gx bilang,' jawabnya
Emang ini siapa?kembali ku membalas pesannya
Orang cilangka!!!? Jawabnya kembali
Aku langsung bertanya kepda orang tuaku,dan ibuku menceritakan semuanya,tak lama mereka datang kerumah,kluarganya dan lelaki itu,dengan tubuh lebar gendut kulit hitam berkumis dan bernenggot,memakai memeja,mengendarai motor besar,memakai topi,saat itu aku gugup,dan bingung,sbelumnya aku pernah janji pada ibuku jika aku tidak jadi menikah dngan kekasihku aku mau di jodohkan,iy sebelumnya aku punya pacar 2tahun aku mnjalin kasih,sepakat mau menikah tapi tiba² dia menghilang bgitu saja,maka dari itu aku mau mnepati janjiku kpda ibuku untuk menerima siapapun yg datang untuk mnerima,sayangnya aku tidak sempat berfikir 2 kali sebelumnya,aku di tnaya tegas oleh kluarganya
"Neng sebenarnya kami juga tau,neng bisa mendapatkan lelaki yg lebih baik dari saudara kami ini,tapi sudikah neng bisa menerima lamaran ini,karna kasian ibu nya,sampai sakit akibat memikirkan anaknya yg gagal menikah,,,
"Aku sih traserah aja,gimna baiknya aja,yg penting dia mau mnerima keadaan saya yg memiliki putra,,,
"Kalo masalah itu insya allah dia bisa menerima keadaan neng,asal neng mau menerima lamaran ini,,,!jawab sodara suamiku..
Nanti malam kluarga nya kan kesini gx apa² kan,,
Sungguh waktu yg sangat singkat,dan tanpa pimir panjang,pikiranku hNya fokus pada janjiku kebada ibu,ingin membuktikan dan ingin membuatnya bahagia,...
Malampun tiba,keluarga dari pihak laki² datang,untuk meluruskan niatnya,untuk melamarku..
Setelah semua setuju keputusan waktunya tinggal 2minggu lagi,dan resepsi di adakan di rumah keluarga peria
Setelah itu entah kenapa,aku trus kepikiran tentang kekasihku yg tiba² menghilang,aku merasa klo dia tidak pergi

