"Hmn, beliau adalah putri dari Prabu Aryawangsa. Namanya Raden Ayu Ratnahastra Aryawangsa. Tentu saja beliau kemari bukan untuk menjadi calon istriku. Sayang sekali putri Prabu yang secantik ini akan dinikahkan dengan putra dari Kadipaten Yudanta." Ujar Ragil menjawab segalanya. Ratna hanya dapat terpejam ketika Ragil mengetahui bahwa Ratna bukanlah miliknya. Ia sudah ditakdirkan untuk tinggal di Yudanta bersama calon pendamping hidup yang belum pernah ia sebelumnya. Lalu Ratna mendengar tawa rendah dari beberapa gadis yang duduk di ujung barisan. Sepertinya mereka bersorak gembira karena mungkin masih ada tempat di hati Ragil yang tampan mempesona. "Raden Ayu, silahkan duduk." Ajak Ragil. Ratna duduk bersila di atas sebuah karpet merah yang sengaja dibentangkan diatas tanah

